Musik merupakan bagian dari sebuah karya seni yang tidak bisa lepas dari keseharian. Banyak para musisi tarkenal Indonesia ataupun para pendatang baru, mengapresiasikan serta menawarkan nuansa musik yang berbeda dan aneka ragam.
Seperti halnya Vernesia band pendatang baru berlabel Shine Enterprise ini mencoba untuk menawarkan nuansa musik dengan segmentasikan Pop Rock.
Band yang terbentuk di Jakarta pada 24 Maret 2006 dan digawangi oleh Dinny (vocal), Anwar (drum), Heru (gitar), Tree (lead gitar) dan Wawan (bass) memantapkan langkahnya dengan meluncurkan mini album yang berisikan lima lagu dengan judul Mencintaimu, Bukan Untukku, Satu Pilihan, Demi Dirimu, dan Menyiksaku.
“Vernesia berusaha untuk memadukan antara lagu pop dan rock, karena kita juga buktikan tidak hanya bisa main lagu pop tetapi kita juga bisa rock”, ungkap Heru.
Lebih lanjut Wawan menambahkan perihal pencarian nama untuk band mereka, “Waktu itu memang kita sedang mencari nama apa yang cocok untuk band ini dan sebenarnya Vernesia gak memiliki arti, itu hanya terinspirasi dari sebuah buku diperpustakan kampus, ketika itu saya melihat ada tulisan Vernesia kayaknya bagus, kental dengan nuansa wanita dan kebetulan vocalis kita juga wanita. Jadi ya udah kita sepakati namanya Vernesia,” jelas Wawan penuh semangat.
“Sepertinya lagu-lagu kita ini easy listening dan selalu mengikuti setiap perkembangan yang ada,” tambah Anwar saat jumpa pers disela-sela launching mini album perdana di Emax café, Kemang, Sabtu (27/06/2009).